Klaten - Seorang Pelajar di salah satu SMP Negeri diklaten bernama Rizky (14), warga pakis, Wonosari, Klaten menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas). Akibatnya, korban kehilangan handpone (HP) usai diancam dengan senjata tajam dan dipukul dibagian leher.
Peristiwa yang dialami korban terjadi di Jalan Jogja - solo tepatnya di depan SD N 1 Wadung Getas Wonosari Klaten pada kamis (27/03/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.
Rizky mengatakan kejadian berawal saat dia hendak membeli makan. Di perjalanan tepatnya dijln dutayasa ia dihadang oleh empat orang mengunakan dua motor matic berwarna merah dan hitam tanpa plat nomor dan membawa senjata tajam.
Karna merasa ketakutan korban pun tidak berhenti dan melarikan diri hingga dikejar sampai SD Negeri 1 Wadung Getas oleh empat pelaku.
"Awalnya saya ingin membeli makan dipasar Delanggu, diperjalanan tepatnya di dutayasa saya dihadang oleh empat orang mengunakan dua sepeda motor matic warna merah dan hitam" ungkapnya, Kamis malam (27/03/2025).
"Karna saya merasa takut akhirnya saya putar arah dan dikejar dengan para pelaku sampai SD Negeri 1 Wadung Getas, Sehabis diadang, saya dipukul dibagian leher untuk menunjukkan sandi handphone sambil menodongkan senjata tajam" sambungnya.
Karena diancam dengan senjata tajam korban pun hanya bisa pasrah. Para pelaku kemudian mengambil HP dan uang. Sementara, motor milik korban tidak bawa.
Akibat peristiwa itu, Rizky pun didampingi dengan orang tua melapor ke Polres Klaten dengan harapan para pelaku bisa tertangkap.
Eko Ariyanto, orang tua korban mengaku tidak mengetahui kejadiannya, anaknya hanya pamitan Untuk membeli makan, tiba tiba anaknya pulang menangis.
"Dia bilang habis dibegal handphone dan uangnya di ambil oleh pelaku, ditodong dengan senjata tajam dan dipukul bagian leher" Ucapnya.
Hingga saat ini korban masih mengalami trauma.
(Wiwit)